Assalamualaikum...
#Jawab deh..
Malam ini gue benar-benar merasa bahagia, sama bahagianya kayak Presiden SBY yang telah berpidato di Konferensi International Labour Organization (ILO) #keprok-keprok histeris.
Yah, ujian akhir semester telah berlalu.. Yah UJIAN AKHIR SEMESTER, bukan UJIAN AKHIR KULIAH... Sial #dikutip dari shitlicious.com.
Senangnya bukan main, setelah selama ini otak kita telah digodog, dioseng-oseng, dirajang (masakan apaan neh) dan dijejali dengan materi dan slide-slide yang subhanaAllah abstrak sekali, akhirnya usai sudah. Usai sudah penderitaan kita dari penjajahan perkuliahan ini. Usai sudah, usai sudah,, usai,, usai.
#buat yang belum beres ujian #
#jleb-jleb
#Lempar tembelek
Tapi brother, saatnya kita turut berduka cita atas berpulang ke rahamtullah kepada saudara kita Alm. Ibu Ruyati binti Satibi, TKW asal Bekasi, Indonesia yang telah diesekusi pancung oleh algojo pemerintahan Arab Saudi 18 Juni 2011. Semoga Allah menerima amalannya. Almarhum terbukti melakukan pembunuhan kepada majikannya. Tahun 2009 Suyati pernah mengeluh kepada keluarganya bahwa majikannya itu sering kasar padanya. Sebelumnya tanggal 14 Juni 2011, Bapak Presiden mengatakan dalam pidatonya, “Indonesia telah mengambil langkah instusional, admistratif, dan memberdayakan pekerja migran kami.” Di ILO, Jenewa, Swiss.
Wah, sangat kontras ya... apalagi jika temen-temen tahu neh, ternyata ada 23 dari sekitar 1,2 Juta orang Indonesia yang akan menunggu giliran dipancung, Astaughfirullah...